KECAMATAN NAGGUNG

KECAMATAN NAGGUNG
kawasan wisata alam di kec.nanggung

Sabtu, 26 Maret 2011

Melirik Upacara Seren Tahun di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung (1) Kebudayaan yang Dilakukan sejak 175 Tahun Lalu

Add caption
Kegiatan Seren Tahun di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, bisa menjadi daya tarik tersendiri sebagai aset wisata Kabupaten Bogor. Seperti apa kegiatannya?

Laporan: IMAM BACHTIAR

SUASANA pegunungan nan hijau, dengan aroma alam yang sejuk dan jauh dari keramaian kota, menjadi suguhan saat memasuki Desa Malasari. Wilayah yang bisa dicapai dengan menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Nanggung itu sangat alami, bahkan hampir belum tersentuh modernisasi.

Saat wartawan Radar Bogor menyambangi kawasan tersebut beberapa waktu lalu, warga di desa seluas 8.005 hektare itu memiliki kebiasaan unik saat menyambut tahun baru Islam (Muharam), yakni merayakannya dengan upacara Seren Tahun.

Hajatan bagi 8.135 penduduk Desa Malasari itu memang diadakan setiap tahun dalam menyambut tahun baru Islam. “Ini kali ketiga Seren Tahun dilakukan di Malasari sebagai bentuk syukur kepada Tuhan, atas berkah panen yang melimpah,”ujar kepala Desa Malasari, Endang Sukendar.

Ia mengungkapkan, kegiatan dalam upacara tersebut bermacam-macam. Salah satunya arak-arakan puluhan dongdang (hasil bumi) dari tiap daerah di wilayah Malasari. Selain itu, digelar pula festival tarian dan pertunjukan yang merupakan ciri khas desa tersebut.

Seren Tahun sudah turuntemurun dilakukan sesepuh dan masyarakat di Desa Malasari. Namun, hanya masyarakat desa yang mengetahui dan belum terekspos keluar.

Padahal, banyak hal yang bisa ditunjukkan melalui ritual yang sudah berlangsung sejak 175 tahun silam itu.

Diakui Endang, setiap tahun Desa Malasari menghadirkan tontonan yang berbeda. Buktinya, kali ini dilakukan tablig akbar yang menghadirkan kiai kondang H Rhoma Irama.

“Tak hanya ingar-bingar perayaan, tapi kita selipkan tausiah untuk pembinaan moral masyarakat,”tandasnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar