Selamat datang di blog skynet-fahmi.blogspot.com blog ini mengulas semua hal yang terdapat di kecamatan Nanggung, Bogor. Nanggung adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan Naggung merupakan kecamatan di kabupaten bogor yang berbatasan dengan kab.lebak dan sukabumi.
Kamis, 27 Mei 2010
2019 CADANGAN EMAS PT ANTAM PONGKOR HABIS
Cadangan emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih bisa dieksplorasi dengan kapasitas produksi sampai tiga ton per tahun hingga 2019. Bogor, 22/12 (Antara/FINROLL Lifestyle) - Cadangan emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih bisa dieksplorasi dengan kapasitas produksi sampai tiga ton per tahun hingga 2019.
"Pada awalnya kami memperkirakan produksi akan berhenti hingga 2014. Tapi kemudian ditemukan lagi cadangan emas sebesar 15 ton hingga 2019," kata Senior Vice President PT Antam Tbk, SW Wawan Herawan di Bogor, Selasa.
Cadangan emas tersebut berada di bawah batas 500 meter di atas permukaan laut (dpl).
"Kadar emas semakin ke bawah semakin kecil, dan biaya yang diperlukan untuk eksplorasinya juga semakin besar. Namun selama masih ada marjin kami masih terus akan eksplorasi," katanya.
Sebelumnya perusahaan tambang tersebut hanya mengebor emas pada kedalaman 500 hingga 700 dpl.
Pada kedalaman di bawah 500 dpl, kata Wawan, dibutuhkan pompa untuk mengangkat air tanah.
Wawan mengakui bahwa operasi tambang di unit bisnis pertambangan emas (UPBE) Pongkor terganggu oleh pemadaman bergilir yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Kapasitas pasok listrik di Pongkor sebesar 7,5 megawatt (MW). Namun saat aliran listrik dari PLN terganggu, kami menggunakan genset yang hanya berkapasitas 4,5 MW," katanya.
Akibat gangguan listrik tersebut, PT Antam terpaksa merevisi target produksinya dari 2.800 kg menjadi 2.500 kg pada tahun 2009.
Hingga saat ini produksi emas di tambang bawah tanah terbesar di Indonesia tersebut sudah mencapai 2.354 kg. "Kami perkirakan dalam bulan ini produksi emas bisa mencapai 200 kg," kata Wawan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya saat ini sudah membeli peralatan dari Jerman dalam mensinkronkan aliran listrik dari PLN. Pengadaan alat tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp3 miliar.
Pascatambang
Wawan mengatakan, setelah cadangan emas habis, pihaknya berencana untuk menjadikan kawasan tambang tersebut sebagai tempat pendidikan dan wisata tambang bawah tanah terbesar di Indonesia.
Disamping itu, wilayah sekitar tambang yang dikelilingi oleh pegunungan tersebut bisa dijadikan wisata alam.
"Saat ini kami juga membina warga sekitar lokasi tambang untuk mengembangkan sektor pertanian bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB)," ujarnya.
Mengenai pengelolaannya sebagai tempat wisata, PT Antam akan menyerahkannya kepada pihak swasta. "Karena kami bukan ahli di bidang itu (wisata)," kata Wawan. ***2***
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Sebelum habis masanya mudah2an saya dapat bergabung di PT. ANTAM tbk.
BalasHapusAMIENN
BalasHapus